Puluhan panah kembali menusuk dada, merobek hati. Namun aku tidak dapat mengeluh, sekalipun darah telah mengucur deras.Nafasku seakan terhenti menahan isak tangis. Semua peperangan takkan ada untungnya.
"Status ku kalah, statusmu menang.
Tapi kita sama - sama hancur.
Terpenjara badai hati" DCTR15
Entah ini janjimu untuk datang kembali atau justru ini dendammu dari kesalahanku di masa lalu? Aku kini hanya mengumpulkan kisi - kisi langit yang sedang luruh untuk kugapai makna bijaknya. Di peperangan hati ini aku kalah, aku hancur.
Minggu, 22 Januari 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar