"Kenapa kita tidak bisa bertemu setiap hari seperti mereka, sayang? Aku ingin seperti mereka.." aku merengek, dan kau hanya terdiam.
Aku tak mengerti, bagaimana bisa kau punya banyak sekali waktu dengan teman-temanmu? Dengan hobi-hobimu? Tapi waktu untuk bertemu denganku? Bahkan porsentasenya tak mencapai setengah dari waktumu untuk teman dan hobimu. Apa kau sengaja menyediakan jarak agar bila kita berakhir kamu lebih mudah melupakanku? Atau agar kau terbebas untuk mendekati wanita manapun yang kau mau?Kau tau? Bahkan sejak kau berbalik badan meninggalkanku, rinduku mulai menyebar lagi. Tiap ada kata berpisah rindu ku langsung mengguyur jiwaku. Membuatku ingin selalu dekat denganmu.
Hey tunggu..
Rindu?
Biar kutela'a sebentar..
Oh aku mulai mengerti alasan diam mu. Aku yang terlalu kekanak-kanakan. Maafkan aku. Kau sediakan jarak agar aku dan kamu mengenal rindu, pada saat bertemu. Kau sediakan jarak agar kejenuhan tak cepat datang. Kau sediakan jarak agar ada waktu memikirkanku. Kau sediakan jarak agar meminimalisir pertengkaran. Dan baru kusadari jarak menguji kekukuhan cinta. Maaf aku yang masih belum dewasa untuk mengerti semua maksut mu. Listen dear, don't count the miles but count the I love you's :')<3
Rabu, 03 Juli 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar