Mimpi Kecil

Maaf aku selalu mencoba merasuk ke ragamu. Niatku hanya ingin memiliki hatimu. Bukankah itu niat yang baik? Makanya biarkan aku merasuk ke raga dan jiiwamu :)

Kamis, 13 Maret 2014

'SELAMANYA' (cerpen)

Diposting oleh adnigcitra di 12.00
“Kamu mencintaiku?”
“Tentu. Sampai kapan kamu mau aku melakukannya?”
“Selama – lamanya”
“Aku perlu menguji kesetiaanmu. Jika besok kamu bisa 24 jam tanpa komunikasi, maka aku akan mencintaimu selama-lamanya”
“Janji? Hal itu tentu akan sangan sulit”
“Tapi kamu harus melakukannya agar aku percaya kamu setia”
“Hmm baiklah..”
Lalu hari itu kulewati tanpanya.  Sengaja kupindahkan jam dinding ku agar waktu terasa lebih cepat berdetak. Setiap detiknya degup jantungku tak terkira. Aku terus memikirkan bagaimana keadaannya.
Dia harus tau aku tak mampu hidup tanpanya.
“Dia akan mencintaiku selamanya..”
“Dia akan mencintaiku selamanya..”
Dalam benakku hanya terulang kata kata itu. Hanya mampu kuperhatikan manisnya pria itu lewat foto foto kami. Ah teganya dia memberiku tantangan sesulit ini.
Lama waktu berlalu. Satu jam lagi waktu menyendiri ini telah habis. Aku bergegas untuk mandi dan berdandan secantik mungkin. Dia menyuruhku mengenakan pakaian hitam hari ini. Alasannya untuk merayakan kematian rasa curiga diantara kami. Karena dia percaya aku setia. Ya aku setia dan dia akan mencintaiku selamanya!
Lihat dunia!
Jadi pakaian hitam terbaikku kukenakan special untuk pertemuan ini. Lebih gugup dari pada pertemuan pertama kami dulu. Aku mempercepat laju kendaraanku untuk sampai kerumahnya, bertemu dia dan memeluk erat dirinya.
Namun..
Mengapa ramai sekali?
Semua berpakaian hitam.
Apa benar ini sebuah perayaan kematian rasa curiga?
Saat kumasuki rumahnya, kulihat dia terbaring disana. Dia tak berbusana. Hanya terbelit kain putih. Kau tampak jelek mengenakannya. Gantilah pakaianmu. Aku benci melihatmu seperti itu. Bangunlah sayang! Jawab aku!
“Apa tak memberitahumu? Kanker yang dideritanya telah mencapai stadium 4 dan dia tau hanya memiliki waktu 2 bulan saja. Dia menitipkan sesuatu untukmu..” kata ibunya.
Titipan itu hanya sebuah kotak musik seperti milikku yang hilang dulu. Dia tau aku sangat menyukainya dan dia menggantinya. Padahal aku sudah hampir lupa. Didalamnya ada selembar kertas bertulis “Sayangku, kau melakukannya? Kau setia? Aku percaya. Kini, aku akan mencintaimu selamanya..” 
Aku tak mampu berkata lagi. Air mataku terus mengalir. Aku tak memiliki kesempatan memelukmu untuk yang terakhir.
Aku mencintaimu…
Selalu..

Selamanya..

0 komentar:

Posting Komentar

SMS Gratis :D

 

MangkokMimpi Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea