Andai aku mencintai pangeran - pangeran dalam negeri dongeng, maka aku harus tampak sempurna. Entah dengan sepatu kaca, gaun yang indah, rambut tergerai selembut sutra, kulit seputih mutiara, wajah yang sempurna tanpa cacat..
Tapi akankah aku bahagia?
Bagaimana jika aku bersandal jepit, berbaju lusuh, rambut hanya seperti orang biasa, kulitku sawo matang, wajahku pun tidak sempurna. Bagaimana jika begitu? Akankah mereka pangeran yang kuharapkan akan mencintai aku?
Aku hanya ingin membangun ceritaku sendiri. Aku dan kamu, manusia sederhana dengan hati sempurna. Yang mau mencintaiku dengan kekuranganku. Yang mau menggendongku saat aku jatuh ditengah hamparan rumput. Yang selalu memberiku motivasi bertahan.
Kamu..
Kamu lelaki sederhana..
Kamu yang kuinginkan..
Ah..kenapa terlalu serius seperti ini, dongeng kan tetap menjadi dongeng..
Tapi..ketika Cinderella dikisahkan 'menderita' berapa banyak cinderella cinderella yang lebih menderita?
Ketika Ariel 'bimbang' berapa banyak ariel ariel di tempat lain yang lebih bimbang dan galau?
Ketika Snow White 'tertidur' berapa banyak snow white snow white lain yang menangis ingin segera menutup mata mereka?
Bukankah kehidupan mereka sungguh jauh lebih indah?
Sini, biar kuhafalkan raut wajahmu agar tiap berdo'a Tuhan selalu tau, kamu yang kuinginkan. Love you always :) :* ({})

0 komentar:
Posting Komentar